Perbanyakan bibit pohon ara dengan metode stek

bibit buah tin

bibit buah tin

 

Perbanyakan bibit pohon ara dengan metode stek

Kelebihan metode perbanyakan dengan vegetatif adalah menghasilkan bibit yang identik dengan sifat indukannya dalam waktu singkat bibit dapat berbuah. Kelemahan metode ini adalah menghasilkan bibit buah tin dalam jumlah yang terbatas atau sedikit sebatas batang tanaman saja, bibit memiliki akar serabut sehingga mudah tumbang atau roboh bila terkena terpaan angin.

Fakta tentang stek:

1.       Padatkan tanah di sekeliling batang tanaman yang distek saat pertama kali batang ditanam dengan radius 1-2 cm. Tujuannya agar batang yang tertanam tidak mudah goyah dan perakaran cepat keluar.

2.       Ketika tumbuh tunas baru dari batang ara yang distek, ternyata akar sama sekali belum tumbuh. Jadi batang masih bisa dipindah dengan aman.
3.       Akar mulai tumbuh setelah keluar daun pertama, panjang akar +- 0,5- 1 cm dan ini masa paling rawan karena batang tidak boleh goyang apalagi tercabut. Akar muda rentan patah
4.       Stekan baru aman setelah dua minggu keluar daun pertama, panjang akar +-0,5-1 cm. Di fase ini akar sudah memanjang antara 5-10 cm dan sudah cukup kuat
5.       Pada fase keluar daun sampai umur dua minggu, baiknya batang tetap disungkup untuk menghindari dehidrasi berlebih yang bisa menyebabkan tunas menjadi kering. Setelah umur dua minggu sungkup baru bisa dilepas amun stekan harus tetap berada di tempat teduh.
6.       Stekkan bisa dipindah ke media tanam akhir setelah berumur 1 bulan. Pada fase ini akar sudah memenuhi media stek dan siap dipindahkan.

Cara Stek Ara

Cara dan metode stek pada pohon ara. Alat yang diperlukan adalah berikut ini :
1.         Gunting ranting atau dahan yang tajam
2.       Cutter
3.       Media tanam stek
4.       Gelas minuman
5.       Tempat sungkup
6.       Hormon untuk akar / ZPT
7.       Fungisida
8.       Batang tanaman ara.
Pilih batang stek yang cukup tua tapi tidak terlalu besardi stek. Biasanya ditandai dengan warna batang kecoklatan. Gunting dahan atau batang tersebut +_ 15 cm menggunakan gunting dan buang daun daunnya total. Lakukan pemotongan sekali lagi pada pangkal batang menggunakan cutter atau pisau yang tajam. Tujuannya untuk membuang pangkal yang rusak akibat jepitan gunting agar pembuluh batang dapat berfungsi lebih baik. Rendam pangkal batang dengan hormon akar +- 30 menit yang sudah diencerkan dengan air. Dosis bisa di lihat pada masing masing kemasan.

 

Setelah itu rendam kembali batang ke dalam larutan fungisida +- 10-15 menit kemudian tanam di gelas media stek. Jaga kelembaban media jangan terlalu basah cukup lembab saja. Lalu sungkup di tempat terang tetapi jangan ditempat yang terkena sinar matahari langsung.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *